Ini hari Minggu pagi. Matahari sudah menampakkan sinarnya yang cerah dari tadi. Namun, Nini dan Nana masih bermalas-malasan di tempat tidur.
“Malas sekali rasanya bangun,” kata Nana kepada Nini kembarannya.
“Iya, apalagi kemarin kita batal pergi ke rumah Nenek. Hu uh …,” jawab Nini.
“Eit, pagi-pagi jangan bersungut-sungut. Nanti hilang rejeki kalian,” kata Ayah yang ternyata sudah berada di ambang pintu kamar mereka.
“Memang sudah hilang kan, Yah? Kita batal ke rumah Nenek kemarin karena Ibu mesti membantu Oma Wijaya yang masuk rumah sakit,” ujar Nana.
Rencana mereka untuk menghabiskan akhir pekan di rumah Nenek batal. Oma Wijaya, tetangga mereka, masuk rumah sakit siang kemarin karena tekanan darahnya melonjak. Oma Wijaya tinggal sendirian. Jadi, kemarin waktu Oma Wijaya harus dirawat di rumah sakit, Ibulah yang membantunya. Sejak semalam Ibu menemani Oma Wijaya.

