“Pos! Pos!”
Apakah kamu pernah mendengar seruan seperti itu? Biasanya yang berseru seperti itu adalah tukang pos atau petugas kurir. Apakah kamu pernah menerima surat? Zaman sekarang surat itu tampaknya hal yang sepele. Tapi pernahkah kamu bayangkan seperti apa surat zaman dahulu?
 |
| Pada zaman perang dunia pertama, komunikasi di medan perang menggunakan jasa merpati pos. (Foto: aripin-pwk41100.blogspot.com) |
 |
| Tukang Pos pada zaman Belanda dulu. Perhatikan, ia masih menggunakan sepeda dan bahkan tidak memakai sepatu. |
 |
| Pak Pos zaman sekarang menggunakan motor. |
Sistem surat-menyurat yang ada sekarang ini terlebih dulu diawali dengan ditemukannya budaya tulis-menulis. Lalu kira-kira tahun 2000 sebelum Masehi mulai terbentuk sistem surat dengan cara pengiriman lewat kurir secara estafet. Yang pertama membuat sistem pos secara terorganisir adalah orang Mesir kira-kira 2000 sM. Lalu Persia, di bawah pemerintahan Koresh Agung pada abad keenam, membuat sistem pengiriman surat dengan memakai kurir berkuda secara estafet. Di Cina, sistem pengiriman surat mulai diadakan oleh Dinasti Chou yang memerintah pada 1122-221 sM.